Pizza Ubi Jalar

Ubi jalar, yang di beberapa daerah disebut telo rambat atau huwi boled, merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan kita.

Meskipun pamor ubi jalar masih kalah populer dibanding beras dan jagung, tanaman yang banyak dikonsumsi langsung penduduk pedesaan ini memiliki peran strategis sebagai bahan baku industri pangan di dalam negeri dan komoditas ekspor. Konsumsi ubi jalar di dalam negeri kini mencapai 9,6 kg/tahun dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

Komoditas ini mempunyai peluang yang besar untuk diolah menjadi tepung sebagai subsitusi tepung terigu yang masih diimpor. Sebagai bahan pangan yang kaya akan kalori (sekitar 123 kal), ternyata ubi jalar juga mengandung nutrisi (gizi) yang cukup tinggi, terutama ubi jalar yang berwarna merah.

Kandungan vitamin A pada ubi jalar merah dapat mencapai 7.700 Sl, jauh lebih tinggi dibanding kelompok padi-padian maupun umbi-umbian lainnya.

Kandungan vitamin C pada daun ubi jalar juga jauh lebih tinggi dibanding daun lalapan lain. Kandungan vitamin C pada daun ubi jalar bisa mencapai 45-62 mg, sedang pada pucuk singkong, misalnya, cuma sekitar 25 mg.

Beta karotin dan antociamin sangat baik bagi kesehatan, yaitu untuk pencegahan berbagai penyakit degeneratif, seperti jantung koroner, stroke, dan kanker.

Di Jepang, ubi jalar sejak lama telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan tradisional dan dipromosikan setara dengan hamburger dan pizza. Tak mengherankan jika di negara Sakura ini, berbagai makanan berbahan baku ubi jalar kini banyak dijumpai di toko-toko hingga restoran bertarap internasional.

Ubi jalar Indonesia ternyata juga sudah diekspor. Ubi jalar Cilembu asal Sumedang misalnya, sejak lama telah menembus pasar ekspor di Singapura, Malaysia, Korea, dan Jepang. Salah satu perusahaan pengolah ubi Cilembu di Bandung, Jabar, kini mampu mengekspor ubi yang telah di-oven rata-rata empat ton per bulan.

Di Singapura, harga ubi jalar Cilembu yang sudah matang dijual 20 dolar Singapura atau sekitar Rp 112.000/kg

Untuk meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan Tela Faperta UMY telah mencoba mengolah ubi jalar  menjadi berbagia makanan seperti : Pizza Tela, Kue Tela, Keripik Tela dll. Aneka keripikpun di coba dan sirup tanpa pewarna dan pengawet. Produk yang telah diluncurkan oleh Faperta Agribisnis sangat diminati oleh konsumen dan sangat aman dikonsumsi karena tidak mengandung zat pewarna buatan dan  zat pengawet makanan.

One Response

  1. Saya minta resepaneka makanan /kue berbahan baku tepung ubi jalar

    Terimakasih
    Agoes.Ms
    Kuningan Jabar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: